Masyarakat Sulawesi Selatan semakin
penasaran menunggu realisasi janji program kesehatan gratis. Rasa penasaran
masyarakat cukup beralasan sebab selama masa kampanye gubernur Syahrul Yasin
Limpo dan Wagub Arifin Nu'mang telah berjanji akan membawa perubahan signifikan
khususnya terhadap kesehatan dan pendidikan di Sulawesi Selatan. Kesehatan dan
pendidikan gratis menjadi salah satu "jualan" yang cukup memberi
andil dalam meraup suara baik di kota maupun di desA
.
Program Kesehatan Gratis di
Sulawesi Selatan dibawah payung hukum Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2008
tertanggal 01 Juli 2008. Dalam implementasinya dibagi atas tiga tahapan: tahap
uji coba (tahun 2008-2009), tahap pemantapan (tahun 2010-2011) dan tahap
pengembangan (tahun 2012-2013).
Tujuan
umum dari pelaksanaan pelayanan kesehatan
gratis adalah meningkatnya akses, pemerataan, dan mutu pelayanan kesehatan
terhadap seluruh penduduk Sulawesi Selatan guna tercapainya derajat kesehatan
masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
Masalah baru yang ditimbulkan oleh
kebijakan tersebut adalah pada
pembiayaan kesehatan gratis dimana minimnya dana talangan yang dialokasikan
pemerintah propinsi (Pemprov) Sulsel. Problem kedua indikator keberhasilan
program hanya mengukur dampak atau keberhasilan suatu program. Indikator yang
digunakan pemprov selama ini hanya indikator kuantitas penerima manfaat
(beneficiaries) ketika semakin banyak yang memakai fasilitas layanan kesehatan
gratis. Padahal, indikator status kesehatan biasanya diukur menggunakan: angka
harapan hidup, angka kematian bayi, angka kematian anak, dan seterusnya.
Selain itu, adanya resistensi
kalangan tenaga medis dan paramedis dalam menjalankan pengobatan gratis karena
ketidakjelasan kompensasi yang didapatkan jika konsep kesehatan gratis
dilaksanakan di tingkat puskesmas dan rumah sakit pemerintah.
Ada beberapa faktor yang mendukung
sehingga program kesehatan grtais tersebut di Provinsi Sul-Sel, sehingga masih
berjalan sampai sekarang, yaitu regulasi (regulation) program kesehatan gratis
di provinsi sulsel, anggaran yang disediakan untuk program kesehatan gratis. inergitas
antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dinas kesehatan dan akademisi
kesehatan.
0 komentar:
Posting Komentar