BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam
kehidupan sehari-hari manusia selalu mengadakan bermacam-macam aktifitas fisik
maupun psikis untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya secara maksimal.
Salah satu aktifitas itu ditujukan sebagai sebuah proses untuk menyelesaikan
tugas yang diakhiri dengan sebuah karya yang dapat dinikmati oleh manusia.
Proses itulah yang dalam kehidupan kita sebut bekerja.
Dimasa sekarang ini,
manusia selalu saling membutuhkan satu sama lain agar tujuan dalam hidup dapat
lebih mudah tercapai. Dari rasa saling membutuhkan ini muncul keinginan untuk
bekerja sama dalam satu hal ataupun lainnya. Dari kerja sama ini kemudian
muncul keinginan untuk dapat mengatur, merencanakan, dan mengevaluasi tujuan
kerja sama yang semula diharapkan.
Organisasi memulai
fungsi pertama yaitu perencanaan dalam mencapai tujuan. Kemudian dilaksanakan
melalui berbagai upaya seperti berbagai tugas menempatkan petugas yang tepat.
Temuan dalam pengawasan merupakan umpan balik yang sangat berguna untuk memperbaiki
perencanaan tahapan berikutnya. Inilah kesinambungan sustainable dan
perencanaannya disebut rulling plan.
A.
Rumusan
Masalah
1. Apakah
pengertian manajemen menurut para ahli?
2. Apa
saja fungsi manajemen menurut George R. Terry?
3. Apa
(what), kapan (when), dimana (where),
siapa (who), mengapa (why), dan bagaimana (how) penerapan actuating sebagai fungsi manajemen?
B.
Tujuan
1. Untuk
mengetahui pengertian manajemen menurut para ahli
2. Untuk
mengetahui fungsi manajemen menurut George R. Terry
3. Untuk
mengetahui apa (what), kapan (when), dimana (where), siapa (who),
mengapa (why), dan bagaimana (how) penerapan actuating sebagai fungsi manajemen.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Manajemen Menurut Para Ahli
Istilah manajemen berasal dari kata management (Bahasa Inggris), berasal
dari kata “to manage” yang artinya
mengurus atau tata laksana. Sehingga manajemen dapat diartikan bagaimana cara
mengatur, membimbing dan memimpin semua orang yang menjadi bawahannya agar
usaha yang sedang dikerjakan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya. Banyak ahli yang memberikan definisi tentang manajemen,
diantaranya:
1. Harold
Koontz & O’ Donnel dalam bukunya yang berjudul “Principles of Management” mengemukakan, “Manajemen adalah
berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang
lain”.
2. George
R. Terry dalam buku dengan judul “Principles
of Management” memberikan definisi: “Manajemen adalah suatu proses yang
membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan dan
pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan
tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya”
3. Ensiclopedia
of The Social Sciences
Manajemen diartikan sebagai proses
pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang diselenggarakan dan diarvasi.
4. Mary
Parker Follet
Manajemen adalah seni dalam
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
5. Thomas
H. Nelson
Manajemen perusahaan adalah ilmu
dan seni memadukan ide-ide, fasilitas, proses, bahan dan orang-orang untuk
menghasilkan barang atau jasa yang bermanfaat dan menjualnya dengan menguntungkan.
6. James
A. F. Stoner
Manajemen diartikan sebagai proses
perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan upaya (usaha-usaha)
anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.
7. Oei
Liang Lie
Manajemen adalah ilmu dan seni
perencanaan pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan
sumber daya manusia dan alam, terutama sumber daya manusia untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan.
B.
Fungsi
Manajemen Menurut George R. Terry
Fungsi manajemen
adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses
manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan
untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang
industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia
menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah,
mengordinasi, dan mengendalikan. Namun yang akan dijelaskan dalam makalah ini
adalah fungsi manajemen menurut George R. Terry, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), menggerakan (actuating), dan pengawasan (controling).
C. Apa (What), Kapan (When),
Dimana (Where), Siapa (Who), Mengapa (Why), Dan Bagaimana (How)
Penerapan Actuating Sebagai Fungsi
Manajemen.
Setelah
perencanaan dan pengorganisasian selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya
yang perlu ditempuh dalam manajemen adalah mewujudkan rencana tersebut dengan
mempergunakan organisasi yang terbentuk. Langkah tersebut adalah actuating yang
secara harfiah diartikan sebagai memberi bimbingan namun istilah tersebut lebih
condong diartikan penggerak atau pelaksanaan.
Dari seluruh
rangkaian proses manajemen, pelaksanaan (actuating) merupakan fungsi manajemen
yang paling utama. Dalam fungsi perencanaan dan pengorganisasian lebih banyak
berhubungan dengan aspek-aspek abstrak proses manajemen, sedangkan fungsi
actuating justru lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung
dengan orang-orang dalam organisasi
Dalam hal ini,
George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha
menggerakkan anggota-anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka
berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran
anggota-anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin
mencapai sasaran-sasaran tersebut.
Dari pengertian
di atas, pelaksanaan (actuating) tidak lain merupakan upaya untuk menjadikan
perencanaan menjadi kenyataan, dengan melalui berbagai pengarahan dan
pemotivasian agar setiap karyawan dapat melaksanakan kegiatan secara optimal
sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.
0 komentar:
Posting Komentar